Update: Untuk mendapatkan berita-berita terupdate website marzukialie.com bisa men update melalui twitter kami @marzukialie dan untuk komunikasi langsung dengan Dr. H. Marzuki Alie bisa melalui twitter kami @marzukialie_MA
profile marzuki alie Demokrat

TULISAN

Pilkadasung Versi DPRD: Telaah Kritis Demokrasi dan Biaya Politik
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
PROFESIONALISME DIREKSI ASDP DAN JERATAN HUKUM
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
GERAKAN EFISIENSI NASIONAL
Oleh : Dr. H. Marzuki Alie
MINTA MAAF DAN MUNDUR?
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D
KONSISTENSI BERPOLITIK
Oleh : ir.KPH. Bagas Pujilaksono Widyakanigara, M.Sc.,Lic.Eng.,Ph.D

PENCARIAN

ALBUM


DAPATKAN BUKU YANG SUDAH DITANDATANGANI OLEH MARZUKI ALIE untuk palestine Liga Pendidikan Indonesia

MA MENJAWAB

Rakyat Merdeka Online

Rakyat Merdeka Online, Sabtu, 03 Oktober 2009, 06:25:53 WIB

Marzuki Alie: Saya Tak Pernah Mimpi Dapat Jabatan Tinggi

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Marzuki Alie ditetapkan partai berlambang mercy sebagai Ketua DPR periode 2009-2014. Sejak keputusan tersebut tersiar ke publik, banyak kalangan yang meragukan kemampuan Marzuki memimpin DPR.  Apalagi, tantangan DPR ke depan cukup berat. Citra parlemen buruk di mata publik. Apa tanggapan lelaki kelahiran Palembang itu terhadap kalangan yang meragukan kemampuannya? Langkah apa yang akan dilakukan untuk memperbaiki citra dewan. Berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Marzuki Alie, di Jakarta, kemarin.

Partai Demokrat menetapkan Anda sebagai Ketua DPR periode 2009-2014.
Pertama, pada prinsipnya soal kepercayaan itu merupakan amanah. Amanah itu harus dipertanggung jawabkan. Sebagai orang yang ditunjuk oleh partai tentu saya harus mempertanggung jawabkan amanah yang diberikan oleh partai.

Kedua, tuntutan terhadap lembaga DPR itu bagian dari amanah rakyat, artinya kita juga harus mempertanggung jawabkan amanah ini kepada rakyat.

Amanah apapun sebetulnya dari Tuhan, jadi kita harus mempertanggung jawabkannya kepada Tuhan, nah itu yang paling berat. Ya kalau dimata manusia kita bisa menutupi sesuatu tapi kalau dimata Tuhan kita tidak bisa menutupinya, tiap hari tiap detik ada yang mengawasi, jadi kita harus sadari itu.

Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, di mata publik lembaga DPR terburuk diban­ding­kan lembaga lain. Upaya apa yang akan Anda lakukan untuk memperbaiki citra DPR?
Kita akan bicarakan mengenai langkah-langkah yang akan kita lakukan. Pada prinsipnya untuk memperbaiki citra DPR harus ada komitmen dari teman-teman partai lain untuk membawa lembaga ini agar citra kedepannya menjadi lebih baik, lebih aspiratif, dan lebih transparan sehingga DPR benar-benar mencerminkan rumah rakyat.

Kalau sudah ada komitmen, mengenai persoalan teknisnya nanti bisa kita bicarakan.
Ada kalangan yang meragu­kan Anda memimpin DPR. Apa tanggapan Anda?

Saya sangat senang dipandang seperti itu (meragukan), kalau harapannya berlebihan justru membuat saya kesulitan. Untuk menjawab keraguan itu tentu kita jawab dengan kinerja saja.

Saat baru menjadi sekjen partai Demokrat, ada yang meragukan saya. Tapi saya buktikan, bersama ketua umum, semua berjalan dengan lancar dan alhamdulillah berhasil memenangkan pemilu.

Selain itu, saat jadi Direktur sebuah perusahaan juga banyak yang meragukan saya, tetapi dengan kinerja alhamdulillah perusahaannya bisa maju dan berkembang dengan pesat.

Anda optimistis DPR akan lebih baik kedepan?
Insya Allah.

Sebelum Partai Demokrat menetapkan Anda menjadi Ketua DPR, Anda yakin akan duduk di posisi tersebut?
Saya itu tidak pernah mimpi mendapatkan jabatan yang tinggi. Bagi saya yang penting jabatan bermanfaat untuk umat. Saya tidak pernah memi­kirkan menjadi ini atau menjadi itu. Jika ada tugas dan itu bermanfaat untuk umat, ya saya kerjakan.

Setelah resmi dilantik, kini Anda mendapatkan pengawalan khusus. Apakah Anda merasakan sesuatu yang berbeda?
Tidak juga karena saya juga mantan pejabat, dan mantan direktur perusahaan yang sudah biasa ada orang lain yang ngatur dan sebagainya. Sepanjang tidak terlalu mengganggu pada tugas dan kewajiban, saya kira tidak ada masalah. Tapi jangan sampai berlebihan saja.

Maksudnya?
Ya artinya kalau tidak ada kaitannya dengan tugas-tugas negara sebaiknya kita tidak perlu menggunakan fasilitas tersebut.

Artinya kita tidak usah berlebihanlah, seminimal mungkin kita manfaatkan fasilitas yang diberikan oleh republik ini.

Dengan menggunakan fasilitas negara seminimal mungkin, maka ada konsekuensi manfaat untuk rakyat.


KOMENTAR ANDA

Nama Tidak Boleh Kosong

Email Tidak Boleh Kosong

Komentar Tidak Boleh Kosong

Nama :
Email :
Komentar :
Total : 1000

Ari Widodo
June 15 2011 , 17:28
No COmment
agung
June 14 2011 , 08:18
yang penting apapun pelaksanaannya dan implementasinya harus bagus. demi rakyat tercinta.
Muhammad Syahuri
May 5 2011 , 07:53
Pada dasarnya saya pribadi sangat meragukan kemampuan anda untuk merubah dan membawa Lembaga DPR kearah perbaikan..tetapi dengan niat tulus anda mengabdi ke masyarakat indi=onesia Insya Allah..mampu